primaradio.id – Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump mengeluarkan pernyataan yang terbilang mengejutkan terkait dengan kebijakan nuklir. Presiden yang bakal menggantikan Barack Obama Januari mendatang itu, mengklaim bahwa Amerika harus memperluas dan meningkatkan kemampuan nuklirnya.
Pernyataan itu sendiri dikeluarkan lewat akun Twitter Donald Trump tanpa pernyataan lanjut, dan belum mendapat tanggapan resmi dari Tim Transisinya. Namun yang pasti, Trump berusaha menunjukkan pada dunia terkait dengan senjata nuklir.
Dikutip dari BBC, Wartawan BBC di Washington, Laura Bicker, melaporkan pernyataan Trump tersebut berbeda sekali dengan kebijakan Presiden Barack Obama, tetapi sejalan dengan kebijakan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Pasalnya, pernyataan yang dikeluarkan Trump tersebut hanya berselang beberapa jam setelah Presiden Rusia, Vladimir Putin mengadakan pertemuan dengan sejumlah pejabat militer untuk merangkum kegiatan militer Rusia selama 2016. Dalam pertemuan tersebut, Putin mengungkapkan bahwa Rusia harus memperkuat dan mengembangkan potensi nuklirnya agar dapat menmbut sistem pertahan rudal yang ada sekarang, dan yang akan datang. (Joe)






