primaradio.id – Hari Belanja Online 2015 sedang berlangsung. Namun, dari gelaran pesta diskon di dunia maya itu harus dicermati secara seksama. Sebab, terdapat diskon palsu di mana harga dinaikkan terlebih dahulu dan baru diberi pemotongan harga yang seolah-olah memberikan diskon besar.
Menurut Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi mengatakan bahwa terjadinya penerapan diskon palsu yang diterapkan beberapa pelaku e-commerce di Indonesia dikarenakan tidak adanya payung hukum yang ditetapkan pemerintah.
Tulus juga menambahkan, saat ini pemerintah masih mengkaji peraturan mengenai belanja online. Oleh karena itu, payung hukum jika terjadi pelanggaran belanja online masih belum kuat. Sehingga dihimbau masyarakat agar menghindari belanja online sebelum peraturan pemerintah ketat.






