primaradio.id – Situasi pemain Arsenal, Granit Xhaka di Premier League kian pelik setelah Ia dikabarkan sedang dalam tuntutan hukum. Xhaka dilaporkan telah diinterogasi pihak kepolisian, karena dituding mengeluarkan kata-kata rasis pada seorang kru penerbangan yang ada di bandara Heathrow awal pekan ini.
Insiden ini sendiri terjadi hanya selang beberapa jam setelah pemain berkebangsaan Swiss mendapat kartu merah di laga Arsenal kontra Burnley.
Seperti yang dilaporkan Sky Sports News, “Polisi dipanggil pada pukul 7.29 malam pada hari Senin, 23 Januari, usai salah satu staff mendapat komentar rasialis di bandara Heathrow, Terminal Lima.”
“Tuduhan ini dibuat oleh pihak ketiga. Petugas dan orang yang berbicara dengannya berusia sekitar 20 tahun. Dia tidak ditahan. Dia secara sukarela datang ke Pos Polisi di London, di mana ia dengan cermat diinterogasi.”
Namun Granit Xhaka menolak tuduhan tersebut, dan menjelaskan bahwa ia tidak terlibat kontak langsung dengan kru penerbangan yang dimaksud. Arsenal sendiri enggan berkomentar terkait dengan kasus yang menimpa pemainnya.
Sementara manejer Arsene Wenger lebih ingin fokus membenahi mental pemain berusia 24 tahun tersebut. Seperti diketahui, musim ini Xhaka sudah mendapat dua kartu merah dan nyaris kehilangan poin penuh di laga kontra Burnley. Hal ini disorot oleh Wenger, dan meimnta agar sang pemain segera memperbaiki sikapnya agar tidak merugikan klub. (joe)






