
primaradio.id – ‘Dari Surabaya Untuk Indonesiaku’, itulah tema Surabaya Memory 2019 yang digelar Perpustakaan UK Petra. “Peran Surabaya erat dengan perjalanan perjuangan kemerdekaan RI. Semangat peran “Suroboyoku untuk Indonesia” ini sangat penting untuk dilestarikan bahkan ditumbuhkembangkan agar tetap dapat dikenang. Maka tak heran gelaran Surabaya Memory menyuguhkan kegiatan yang bisa dinikmati mulai anak-anak, remaja hingga orang tua.”, urai Dian Wulandari, S.I.I.P. selaku Kepala Perpustakaan UK Petra Surabaya.
Selama lima hari (14-18 Agustus 2019), di Grand City Mall (East Atrium) mulai pukul 10.00 WIB Surabaya Memory 2019 menggelar Opening-Closing Ceremony, Pameran, Workshop, Bedah Buku, hingga berbagai lomba. Dimeriahkan dengan memorabilia talkshow salah satu anggota band Dara Puspita. Tahukah kamu Dara Puspita? Sebuah grup musik wanita bergenre Rock asal Surabaya era tahun 1964. Bahkan mereka tampil hingga di Kuala Lumpur. Susy Nander (drum) akan menyapa pengunjung saat Opening Cermony.
Berbagai koleksi foto objek bersejarah seputar kota Surabaya dari masa ke masa dipamerkan selama lima hari, sehingga masyarakat Surabaya semakin peduli akan pusaka (heritage) kota Surabaya. Tak hanya itu saja maket mengenai kota Surabaya, produk kreatif karya pengrain batik eks lokalisasi Dolly juga dipamerkan seperti selendang hingga lampu hias.
Tak kalah menariknya juga ditampilkan tujuh tokoh Surabaya yang digambarkan melalui teknik scribble diantaranya Ir. Soekarno, Tjokroaminoto, Kyai Haji Mas Mansyur, Hermawan Kertajaya, Rudy Hartono, Tri Risma Harini dan Grup Dara Puspita. Teknik Scribble ini merupakan sebuah teknik gambar yang berantakan, biasanya terdiri dari coretan-coretan.
Tidak hanya itu, beberapa workshop menarik juga dihadirkan, diantaranya:
Workshop “Apresiasi Kreasi Gambar Anak”
Mengapa setiap kelas seni, anak selalu menggambar gunung dan sawah? Mengapa ketika menggambar gunung anak sering menggunakan penggaris? Digelar pada Rabu, 14 Agustus 2019 mulai pukul 12.30 WIB sejumlah 80 peserta umum akan belajar bersama mengenal lebih dekat tentang goresan dan gambar anak. “Saya akan membantu guru, orang tua dan orang dewasa mengenal lebih dekat tentang goresan dan gambar anak. Sehingga sebagai upaya bentuk memahami dunia anak.”, urai Aniendya Christianna, S.Sn., M.Med. Kom seaku pemateri sekaligus Dosen DKV serta pengajar di PGSD UK Petra.
Workshop Mural
Bukan mural biasa, digelar Kamis, 15 Agustus 2019 mulai pukul 13.00 WIB dengan pembicara Rachmad Priyandoko, S.Sn., selaku dosen luar biasa DI UK Petra akan mengajak 30 siswa SMA untuk belajar membuat mural dengan teknik stensil. Diatas media triplek berukuran 60×60 cm, selama dua jam peserta belajar mengenai colour harmony dan mencampur warna.
Workshop Komposisi Warna Batik Kekinian
Dilanjutkan hari Kamis, 15 Agustus 2019 pukul 15.00 WIB 20 peserta komunitas batik eks gang Dolly belajar mencoba dua palet warna dan mencari komposisi warna batik yang mengikuti tren kekinian. Workshop ini dipandu oleh Maria Nala Damayanti, S.Sn., M.Hum., seorang dosen DKV UK Petra. (bee)





