primaradio.id – Kebutuhan air untuk irigasi pertanian padi di Jawa Timur defisti 2,9 Milyar Meter Kibik dari luas 913.000 hektar lahan irigasi. Akibatnya produksi tanam padi oleh petani tidak maksimal.
Kepala Dinas Pertanian Jawa Timur, Wibowo Eko Putro, kepada wartawan di Surabaya, Kamis (15/09/16) mengatakan, meski potensi air irigasi mencapai 52,2 Milyar Meter Kibik, namun yang tersedia hanya 19,2 Milyar Meter Kubik, sedangkan kebutuhan air irigasi di Jatim mencapai 22,2 Milyar Meter Kubik, atau defisit 2,2 Milyar Meter Kibik.
Wibowo Eko Putro, juga menambahkan, dengan defisitnya ketersediaan air untuk pertanian maka indeks pertanaman di Jawa Timur sangat kecil yaitu 1,8 persen. (Trs/Joe)






