primaradio.id – Jumlah penderita penyakit Tuberculosis (TBC) di Surabaya merupakan yang tertinggi di Jawa Timur (Jatim). Dari 30.000 orang penderita di Jatim, sekitar 7.000 atau 23,2 persen diantaranya ada di Surabaya.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Jatim dr Harsono, mengatakan bahwa tingginya jumlah penderita TBC di Surabaya karena para petugas kesehatan memang aktif mencari. Sehingga penderita akan dengan mudah mendapat penanganan. Selain itu, keberadaan rumah warga di wilayah perkotaan yang berdempet, ventilasi kurang, dan pencahayaan yang masuk ke rumah kurang juga menjadi penyebab.
Harsono juga menambahkan, Gubernur Jawa Timur telah memerintahkan untuk mencari sedini mungkin berbagai penyakit yang ada di seluruh wilayah Jatim, seperti penderita penyakit kusta dan petugas berhasil menemukan 4.000 orang penderita di 38 kabupaten/kota. Diharapkan masyarakat benar-benar waspada terhadap penyakit TBC. Penyakit ini, terutama TBC Paru dinilai sangat bahaya, karena menyebabkan daya tahan tubuh menurun akibat batuk yang tak kunjung henti. Selain Surabaya, jumlah penderita besar TBC kedua ada di Malang dengan 3.000 orang penderita, lalu diikuti Jember.






