primaradio.id – Memperingati Hari Penyu Sedunia yang jatuh pada tanggal 23 Mei, beberapa Komunitas Pecinta Penyu mengimplementasikan peringatan tersebut dengan melepas Tukik (anak Penyu) ke laut. Hal ini dilakukan sebagai perwujudan penyelematan Penyu yang hampir punah. Satu Diantaranya, dilakukan Komunitas Sahabat Penyu yang melepas ratusan Tukik di Pantai Mampie, Wonoboyo, Kabupaten Plewali Mandar, Sulawesi Barat.
Seperti diketahui, 6 dari 7 spesies Penyu di seluruh dunia sedang terancam punah, baik karena faktor alam atau ulah manusia. Namun yang paling marak adalah perburuan telur Penyu yang dilakukan orang-orang tak bertanggung jawab, baik untuk dikonsumsi ataupun dijual.

Menyikapi perburuan telur penyu yang semakin tidak terkendali, American Tortoise Rescue lantas menetapkan tanggal 23 Mei sebagai peringatan Hari Kura-Kura dan Penyu sedunia. Peringatan ini dirayakan sejak tahun 2000 silam. Tujuannya, untuk menarik perhatian warga dunia terhadap keberadaan kura-kura dan penyu dan mendorong manusia untuk menyelamatkan spesies yang terancam. Hari kura-kura dan penyu sedunia dirayakan di seluruh dunia dengan berbagai cara, mulai dari gerakan sosial, pembelajaran mengenai kehidupan kura-kura dan penyu, hingga pembuatan kerajinan tangan berbentuk kura-kura dan penyu.
Nah, dalam memperingati Hari Penyu Sedunia, Primakustik, Primaradio sengaja menguhubungi Komika, Aci Resti untuk membahas kondisi terkini keberadaan Penyu, khususnya di Indonesia. Saat ditanya host Primakustik, Octian, Komika kelahiran 12 Agustus 1997 tersebut mengaku cukup prihatin dengan keberadaan Penyu yang sedang terancam punah. Aci juga salut dengan fakta Penyu betina yang harus berenang hingga 1500 Km hanya untuk mencari makan saat akan bertelur. Menurutnya, itu adalah perjuangan yang hebat dan tentunya menginspirasi.
Nah di Hari Penyu Sedunia ini, Aci juga berharap agar Penyu bisa dilestarikan dengan baik. “Kalau Aci, harapannya buat Hari Penyu Sedunia, kan Penyu suka ditangkap-tangkapi sama orang. Harapannya, semoga penyu-penyu dilestarikan. Teman-teman semuanya, jangan ditangkap-tangkapi (penyu) lagi, kasian.” kata Aci saat dihubungi melalui telepon oleh crew Primaradio. (joe)






