Home Features Foto – Foto Rantau Hibur Para Penumpang KA di Stasiun Gubeng

Foto – Foto Rantau Hibur Para Penumpang KA di Stasiun Gubeng

545 views
0
SHARE
Pameran Foto di Stasiun Gubeng (Foto: Humas Daop 8)

primaradio.id – Merantau merupakan suatu hal yang menjadi pemandangan umum di kalangan masyarakat dengan perekonomian yang dinamis. Perginya seseorang dari tempat asal dimana ia tumbuh besar ke wilayah lain, guna menjalani kehidupan atau mencari pengalaman. Berbagai macam urusan yang menyebabkan setiap orang merantau. Entah urusan mencari pekerjaan atau menuntut ilmu. Hal tersebut membuat mereka jauh dari keluarga.

Hal inilah yang coba ditampilkan dalam ajang pameran foto yang diselenggarakan atas kerjasama antara pihak Humas PT KAI Daop 8 Surabaya bersama Mahasiswa Seni Fotografi Universitas Airlangga dengan tema *”Rantau”*. Pameran ini diadakan di selasar pintu masuk Stasiun Surabaya Gubeng Baru selama 4 hari, dari tanggal 20 sampai dengan 24 Februari 2019.

Sebanyak 60 hasil karya foto ditampilkan dengan berbagai macam pesan sosial yang ingin disampaikan melalui hasil jepretan mahasiswa Unair ini. “Diharapkan dengan kehadiran hasil karya foto bertemakan “Rantau” ini, bisa mengobati kerinduan kepada para pengunjung akan kampung halamannya,” ujar Suprapto, Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya.

Acara pameran “Rantau” ini akan berakhir dengan acara bedah foto pada tanggal 23 Februari 2019 di ruang VIP Stasiun Gubeng. Direncanakan berbagai kalangan praktisi Fotografi akan ikut hadir dalam acara bedah photo ini, sekaligus memberikan komentar seputar hasil – hasil foto yang ditampilkan.

Guna lebih meramaikan acara pameran foto Rantau ini, pihak Humas PT KAI Daop 8 Surabaya juga menghadirkan pameran aneka mainan tradisional masyarakat Indonesia tempo dulu. “Kehadiran beraneka ragam mainan tradisional ini, kami hadirkan guna menghibur para penumpang KA di Stasiun Gubeng dengan cara mengugah kenangan indah masa lalu mereka di saat anak – anak. Selain itu, pameran mainan tradisional ini sebagai ajang kampanye kepada masyarakat guna melestarikan mainan tradisional masyarakat Indonesia,” ujar Suprapto.

Beraneka ragam mainan yang dipamerkan terdiri dari mainan otok-otok perahu, gangsi, yoyo, pistol kayu, klotokan, klenengan, angklung dan lain – lain. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here