primaradio.id – China kembali menunjukkan ketegasannya terkait dengan klaim Laut China Selatan. Klaim ini ditegaskan hanya beberapa saat setelah presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan akan melindungi kawasan Internasional di wilayah yang masih menjadi sengketa sejumlah negara tersebut.
Dikutip dari BBC, Hari Senin (23/01), juru bicara Gedung Putih Sean Spicer mengatakan Amerika serikat akan ‘memastikan perlindungan atas kepentingannya di sana’. Sementara juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Hua Chunying, mengatakan negaranya memiliki hak kedaulatan yang tidak dibantah atas pulau-pulau dan di Laut China Selatan dan perairan di sekitarnya.
“Posisi Cina atas masalah Laut Cina Selatan adalah jelas dan konsisten. Tindakan kami di Laut Cina Selatan adalah masuk akal dan adil,” jelas Chunying.
Seperti diketahui, ketegangan di wilayah Laut China Selatan beberapa tahun terakhir mulai meningkat setelah pihak China terus melakukan aksi provokasi dengan membangun pulau-pulau buatan di kawasan tersebut. Hal ini memantik amarah sejumlah negara di kawasan Asia tenggara, seperti Vietnam, Filipina, Brunei, Malaysia, hingga negara Asia Timur lainnya, Taiwan. Bahkan Indonesia juga bisa terlibat langsung di dalamnya, setelah China terus menganggu Kedaulatan Indonesia atas Pulau Natuna.
Sementara itu, Amerika Serikat meski tidak terlibat langsung dalam sengketa teritorial tersebut, terus melakukan upaya intervensi dengan mengirim kapal dan pesawat militer ke dekat wilayah sengketa dan menjadikan ‘kebebasan navigasi’ sebagai acuan untuk bisa terlibat dalam masalah ini. Di pihak China, mereka menuduh pihak lain justru melakukan ‘militerisasi di Laut china Selatan’. Pihak Beijing juga mengkhawatirkan kawasan tersebut bisa menjadi titik konflik yang akan berdampak secara global. (joe)






