primaradio.id – Astronot memiliki berbagai tugas di stasiun luar angkasa (ISS), baik penelitian maupun aktivitas spacewalk atau melayang di luar angkasa. Pada saat astronot melakukan spacewalk, astronot menggunakan peralatan yang memadai, astronot juga harus memiliki tubuh yang prima. Astronot dapat melakukan olahraga di ISS dengan bantuan perangkat hidrolik.
Menurut Graham Mann dari Murdoch University mengatakan bahwa astronot dapat menggunakan peralatan kebugaran untuk memberikan aktivitas bagi otot. Astronot juga disarankan untuk tidak diam, perlu bergerak dan membuat diri mereka sibuk. Dari sisi psikologis, astronot tidak boleh sendiri dan perlu mendapatkan dukungan dari rekan satu timnya.
Graham juga menambahkan, para astronot yang berada di ISS juga perlu upaya lebih untuk sekadar buang air. Lubang diameter WC di ISS dibuat sangat kecil yakni hanya 10 centimeter. Sementara jika ingin buang air kecil, disediakan semacam selang khusus. NASA juga memasang kamera di dalam lubang WC agar astronot dapat dengan mudah menyaksikan kembali apa yang mereka lakukan di dalam toilet.
Toilet di ISS dirancang agar dapat mengisap limbah kemudian memasukannya ke wadah penyimpanan khusus, hingga kemudian dibuang pada waktunya. Sementara urine manusia kembali diproses atau didaur ulang agar dapat diminum kembali. Proses daur ulang tersebut dikerjakan dengan mesin penyulingan berteknologi canggih.






