primaradio.id – Terkait dengan konflik Suriah, pihak Pemerintah telah melakukan evakuasi besar-besaran kepada warga yang masih berada di kota Aleppo. Lebih dari 4.500 warga sipil, termasuk puluhan anak-anak yatim dievakuasi dari wilayah Aleppo Timur, daerah yang dikuasai oleh pihak pembenrontak. Dari puluhan anak yatim tersebut, satu diantaranya adalah seorang anak perempuan berusia tujuh tahun, Bana Alabed, yang pernah mengirim pesan di Twitter tentang kondisi di Aleppo.
Dikutip dari BBC, Upaya awal untuk mengevakuasi warga dari kantong-kantong pemukiman di Aleppo timur itu gagal dilaksanakan Jumat (16/12) pekan lalu sehingga para warga sipil terlantar tanpa makanan dan tempat tinggal sementara.Namun operasi evakuasi dimulai kembali Minggu (18/12).
Sementara pernyataan badan PBB untuk anak-anak, UNICEF menyebutkan bahwa 47 anak yang terkurung di rumah yatim piatu telah berhasil diselamatkan ke tempat yang lebih aman. Namun kondisi anak-anak tersebut terbilang mengkhawatirkan karena banyak yang mengalami cedera dan dehidrasi. Mereka akan dievakuasi ke bagian dari kota Aleppo lainnya maupun ke Porvinsi Idlib.
Diantara anak-anak tersebut, ikut juga Bana Alabed dalam romobongan evakuasi. Bana Alabed sendiri merupakan seorang anak yang sempat mengirim pesan di Twitter dengan dibantu oleh ibunya. Ia menuliskan tentang rumahnya yang hancur karena bom dan berseru tentang perdamaian, yang akhirnya mendapat perhatian seluruh dunia. (Joe)






