Home Prima Trending Topics YLKI Minta Iklan Rokok Stop Saat Bulan Ramadan

YLKI Minta Iklan Rokok Stop Saat Bulan Ramadan

753 views
0
SHARE

primaradio.id – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia meminta Komisi Penyiaran Indonesia melarang penayangan iklan rokok di televisi selama bulan Ramadhan. Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi, menjelaskan, di akhir Mei 2017 ini, terdapat dua momen penting untuk menghapuskan tayangan iklan rokok dari televisi.

Pertama adalah puasa Ramadhan, yang diperkirakan akan dimulai pada 27 Mei. Kedua, Hari Tanpa Tembakau Sedunia, yang rutin diperingati pada 31 Mei.

“Relevansi terhadap dua momen ini, YLKI mendesak KPI untuk mengeluarkan larangan iklan rokok di televisi selama bulan Ramadlan,” kata Tulus dalam keterangan tertulisnya, Selasa (16/5/2017).

Sementara itu ada beberapa alasan YLKI menolak penayangan iklan rokok di televisi, salah satunya karena saat ini di seluruh dunia, baik iklan promosi dan sponsor iklan rokok, sudah dilarang total di semua lini media. Sebab, menurut Tulus, selain mematuhi regulasi, seharusnya industri rokok juga menjunjung etika dalam berbisnis dan memasarkan produk rokoknya, dan bukan hanya mencari keuntungan pada rokok yang dipasarkan itu.

Demikian juga di negara-negara penghasil tembakau atau rokok terbesar di dunia, seperti China, India, Brasil, Bangladesh, Jepang; pun iklan/promosi rokok telah dilarang, terutama setelah negaranya meratifikasi/mengaksesi Framework Convention on Tobacco Control (FCTC).

“Hanya di Indonesia, iklan atau promosi rokok masih menjamur di semua lini media. Saat ini, Indonesia satu-satunya negara di dunia yang masih melegalkan iklan rokok di televisi,” kata Tulus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here