primaradio.id – Gagal menjadi juara dunia Moto GP musim lalu, Valentino Rossi diminta oleh mekaniknya, Silvano Galbusera, untuk lebih fokus di ajang balapan Moto GP musim 2017. Hal ini karena rider asal Italia sejatinya memiliki kans besar untuk kembali mengangkat trofi juara. Kendati demikian, sang mekanik juga sadar bahwa itu adalah permintaan yang sulit mengingat persaingan musim ini juga semakin sulit. Terlebih dengan bergabungnya Maverick Vinales ke Movistar Yamaha Team.
Pada 2016, Rossi harus kembali mengakhiri kompetisi di posisi kedua klasemen akhir MotoGP 2016. The Doctor -julukan Rossi- harus takluk dari pembalap asal Spanyol, Marc Marquez. Artinya, sejak kembali ke Yamaha, Rossi tiga tahun berturut-turut harus puas berada di posisi kedua. Pada 2014, ia kalah dari Marquez. Sementara di 2015, Vale kalah bersaing dari mantan rekan setimnya Jorge Lorenzo dengan cara yang kontroversial.
Sementara itu, Galbusera berpendapat bahwa Rossi tak bisa bersantai sepanjang MotoGP 2016. Perselisihannya dengan Marquez di MotoGP 2015 menjadi alasan karena takut diungkit-ungkit kembali. Hal itulah yang membuat Rossi harus bertindak hati-hati sepanjang balapan 2016. (Joe)






