primaradio.id – Pemerintah Kota Surabaya akan membangun flyover kembar Mayangkara di Wonokromo.
Menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengerjaan Jalan Nasional Metroplitan I Surabaya BBPJN, Sodeli mengatakan bahwa akan ada duplikat flyover Mayangkara di Wonokromo. Flyover ini sekaligus menyempurnakan jalur frontage road sisi Barat. Jalan layang ini selain menyambungkan frontage road barat juga menghindari perlintasn rel kereta api di Wonokromo. Saat ini sebenarnya sudah ada flyover yang sudah lebih dulu beroperasi. Namun kapasitasnya terbatas. Bahkan tidak semua kendaraan bisa melintas. Sepeda motor tak bisa melintas di atas jalan layang ini selain saat jam masuk kerja sebelum pukul 09.00 dari Selatan dan pulang kerja mulai pukul 16.00 dari sisi Utara. Jalan layang ini juga sempit. Hanya untuk satu lajur kendaraan dengan dua arah berlawanan. Jika terealisasi, flyover kembar itu akan sama dengan flyover Pasar Kembang Diponegoro. Dua jalan layang dengan beda jalur berlawanan. Ini akan membuat arus kendaraan lebih lancar.
Sodrli juga menambahkan, frontage di sisi Barat Jalan A Yani yang saat ini tengah dituntaskan terkendala dengan bottle neck. Bundaran Dolog dan peyempitan di Wonokromo adalah kendala tersendiri. Jika di Bundaran Dolog akan dibangun underpass, di Wonokromo akan dibangun flyover Duplikat flyover di Wonokromo itu akan jadi proyek satu paket dengan pembuatan jembatan layang di perlintasan kereta api di dekat perempatan Suramadu. Di jalur ini, kemacetan luar biasa terjadi hampir setiap saat. Banyak kendaraan dari Perak maupun ke Suramadu menumpuk.(zum/nji)






