primaradio.id – Transaksi pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) Pertamina menggunakan e-payment masih minim.
Senior Sales Executive Retail II, Drestanto Nandi Wardhana nengatakan, secara nasional jumlah transaksi non tunai di SPBU Pertamina baru mencapai 3 persen. Untuk meningkatkan jumlah transaksi non tunai, SPBU tidak lagi mengenakan charge kepada konsumen untuk transaksi menggunakan kartu kredit ataupun debet.
“Prosentase yang pakai cashless di awal 2017 baru 3 persen. Itu secara nasional di SPBU Pertamina. Namun SPBU sudah buat edaran untuk pembayaran nontunai baik kartu kredit maupun debet tidak lagi dikenakan charge ke konsumen, “kata Drestanto kepada reporter Primaradio.
Drestanto juga mengatakan, transaksi terbesar menggunakan e-payment ada di pembelian bahan bakar minyak, meskipun saat ini beberapa SPBU sudah menyediakan penjualan elpiji non subsidi dan retail makanan dan minuman.
SPBU masih menurut Drestanto, akan memperbanyak mesin EDC untuk mendukung pembayaran non tunai di semua transaksi baik pembelian BBM, elpiji, maupun pembelian lainnya di SPBU. (bee)






