primaradio.id – Utang ternyata menjadi alasan pemerintah belum bisa menggratiskan sepenuhnya tarif tol jembatan Suramadu
Menurut Gubernur Jawa Timur Soekarwo, mengatakan bahwa pembangunan tol jembatan Suramadu sepanjang 5,438 kilometer menelan anggaran sebesar Rp 4,5 triliun. Dari anggaran Rp 4,5 triliun tersebut, ternyata sebagian merupakan hasil pinjaman alias utang dari luar negeri. Meski telah dicicil selama beberapa tahun, saat ini utang yang belum dibayar nilainya masih mencapai 168 juta dolar Amerika. Sehingga saat ini tarif masuk tol Suramadu masih belum digratiskan.
Soekarwo juga menambahkan, setiap tahun penerimaan yang masuk ke negara dari tol Suramadu sebesar Rp 209 miliar. Dari jumlah itu, Rp 100 miliar dipakai untuk membayar cicilan utang dan Rp 9 miliar untuk biaya maintenance. Meski demikian, diharapkan negara mau membayar dan menanggung sisa hutang yang dipakai untuk membangun jembatan Suramadu.(zum/nji)






