primaradio.id – Hingga 2017 Pemerintah Indonesia masih belum menunjukkan sikap yang positif terkait dengan hutang luar negri Indonesia.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, rasio utang Indonesia saat ini terhitung tinggi, namun persentasenya masih di bawah negara lain. Menurut Sri Mulyani, rasio utang Indonesia saat ini sebesar 27 persen dari produk domestik bruto (PDB) yang mencapai Rp 12.406 triliun.
“Rasio utang Indonesia memang cukup tinggi. Tapi tidak tinggi-tinggi amat
dibandingkan dengan negara lain,” katanya
Jika dibagi 250 juta penduduk Indonesia, satu orang dibebani utang sebesar USD997 per kepala. Dibandingkan dengan beberapa negara, utang per kepala Indonesia masih lebih rendah. Satu orang di Amerika Serikat misalnya, menanggung utang USD62 ribu. Sementara di Jepang mencapai USD85 ribu per kepala.
Sri Mulyani menambahkan, Indonesia juga masih lebih untung karena mengalami bonus demografi. Rata-rata penduduk Indonesia berada di golongan produktif. Sementara di Jepang dengan utang yang besar, populasinya didominasi oleh masyarakat tua. Meski demikian, Sri Mulyani mengatakan pemerintah tetap berupaya menekan utang tidak melebihi 3 persen dari PDB. Salah satu upayanya adalah meningkatkan penerimaan pajak. (joe)
Sumber : Tempo






