primaradio.id – Asosiasi Jasa Konstruksi dan Badan Usaha Jasa Konstruksi (BUJK) di Indonesia serta seluruh sumber daya manusia (SDM) yang terlibat dalam proses pembangunan infrastruktur bangsa harus memiliki mental kebangsaan yang kuat serta jiwa patriotisme yang tinggi. Karena membangun infrastruktur itu berarti tentang menyejahterakan rakyat, bukan individu atau perorangan.
Menurut Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Yusid Toyib, mengatakan bahwa perlu ditanamkan jiwa nasionalisme yang lebih baik serta rasa cinta bela negara dalam diri seluruh komponen SDM sektor konstruksi di Indonesia. Sebab, sebuah bangunan yang berkualitas akan membawa dampak yang baik untuk pertumbuhan ekonomi bangsa dan menjadi sebuah kontribusi yang tidak ternilai.
Yusid juga berharap agar asosiasi serta tenaga kerja konstruksi di Indonesia mendorong Kementerian Pertahanan RI untuk dapat membantu Ditjen Bina Konstruksi dalam menanamkan nilai-nilai pancasila kepada para insan konstruksi di Indonesia. (zum/nji)






