primaradio.id – Nilai tukar Rupiah terus mengalami pelemahan. Untuk itu Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK mengimbau agar masyarakat ikut berhemat misalnya dengan tidak membeli barang-barang mewah yang diimpor dari luar negeri. Penghematan ini dinilai bisa jadi cara efektif untuk mendukung pemerintah yang tengah berupaya defisit neraca perdagangan agar kurs rupiah bisa kembali stabil. JK menyebutkan cara mengurangi defisit di antaranya bisa dilakukan dengan meningkatkan ekspor dan mengurangi impor yang tidak perlu.
“Tak usah Ferrari, Lamborghini masuk dalam negeri. Tak usah mobil-mobil besar yang mewah-mewah, tak usah parfum mahal atau tas Hermes,” katanya di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa, 4 September 2018.
Di tengah perekonomian yang sedang sulit ini, menurut JK, masyarakat sebaiknya tidak perlu membeli barang-barang mewah apalagi yang harus diimpor. Seiring dengan itu, pemerintah juga terus mendorong agar nilai ekspor bisa surplus.
Setidaknya, kata JK, pada akhirnya selisih nilai ekspor dan impor bisa tidak jauh. (bee)
Sumber: Tempo






