Home Prima Trending Topics Ratusan Seniman Terdampak Covid-19 di Jatim Terima Santunan Gubernur

Ratusan Seniman Terdampak Covid-19 di Jatim Terima Santunan Gubernur

406 views
0
SHARE
Ratusan Seniman Terdampak Covid-19 di Jatim Terima Santunan Gubernur

primaradio.id – Pandemi virus corona berdampak di banyak sektor ekonomi, termasuk budaya dan pariwisata.

Berdasar hal inilah Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada Minggu (19/4/2020) memberikan apresiasi kepada ratusan seniman dan juru rawat cagar budaya di Jawa Timur.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa memberikan santunan dan apresiasi atas jasa mereka yang sudah berdedikasi untuk pengembangan dan perawatan seni budaya daerah di Jatim.

Pemberian santunan ini sebenarnya sudah rutin dilakukan setiap tahun setelah bulan puasa. Namun karena terdampak pandemi Covid-19, maka Pemprov jatim memberikan santunan sebelum bulan puasa.

“Diharapkan apresiasi uang tunai dan sembako kepada 750 orang seniman berprestasi dengan nilai Rp 1.000.000/orang dan 240 orang juru pelihara cagar budaya Rp 1.050.000/orang dapat meringankan ekonomi mereka selama menghadapi pandemi Covid-19,” ucap Khofifah.

Salah seorang seniman Ludruk, yang akrab disapa Cak Lupus, mengapresiasi bantuan yang diberikan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

“Kami seniman kena dampak. Semua acara dibatalkan sehingga tidak ada pemasukan. Sulit mencukupi kebutuhan tiap bulan. Saya berharap pemerintah peduli kepada teman-teman seniman dan budayawan di Jatim, “tutur Lupus.

Senada dengan Cak Lupus, Kartolo pun mengaku tidak ada pemasukan satu bulan terakhir ini.

“Ada tiga job, tapi dibatalkan. Syuting film Yo Wes Ben juga dibatalkan. Tidak ada pemasukan, ya ini bingung,”ungkap Cak Kartolo.

Sementara itu Kadisbudpar Provinsi Jatim, Sinarto menambahkan di Jawa Timur total ada 6.900 seniman dan budayawan yang terdampak pandemi Covid-19.

“Rata-rata karena aktivitas mereka tidak bisa berlangsung, ‘katanya.

Sinarto menambahkan, ke depan Pemprov Jatim akan membuat skema padat karya bagi para seniman dan budayawan sesuai dengan profil profesi mereka masing-masing.

“Kita bakan dorong produktivitas mereka sesuai profesinya. Misalnya dalang, ya nantinya bisa nulis lakon apa. Intinya akan recofusing agenda ke arah sana, “tambah Sinarto.

Tidak hanya itu, pihaknya juga akan membuat sebuah kegiatan online dimana para seniman ini bisa dijadikan narasumber.

“Yang jelas apresiasi akan terus kami berikan kepada mereka,”pungkasnya. (bee)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here