primaradio.id – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana Banguningsih Pramesti memprediksi puncak mudik via udara akan terjadi pada H-7 Lebaran. Lantaran Idul Fitri diperkirakan jatuh pada 5 Juni, laju tertinggi untuk lalu-lintas udara pun diperkirakan terjadi pada akhir Mei.
Dilansir dari Tempo, untuk mempersiapkan tingginya lalu-lintas mudik lewat udara, Polana mengatakan Kementerian telah menggelar ramp check atau pemeriksaan kelaikan kendaraan.
Polana mengatakan ramp check dilakukan untuk memastikan agar perjalanan penumpang yang hendak mudik aman. Adapun ramp check meliputi tiga unsur, yakni cek administrasi, teknis, dan penunjang.
Selain ramp check, Direktorat Jenderal Perhubungan Udra telah menggelar sosialisasi terkait pentingnya keselamatan dalam perjalanan. Sosialisasi mulai berlangsung di beberapa kota. “Kami sudah lakukan di Padang. Pekan depan ke Kalimantan,” ucap Polana.
Untuk perjalanan mudik via udara tahun ini, Polana memperkirakan jumlah penumpang akan meningkat 10 persen. Prediksi peningkatan itu tak terlalu fantastis lantaran kini tersedia alternatif jalan tol Trans Jawa yang mulai beroperasi. (bee)
Sumber: Tempo






