primaradio.id – Kepala Stasiun Surabaya Gubeng, Supriadi menyatakan puncak arus mudik lebarn tahun ini akan jatuh pada H+2 setelah lebaran. Dan diprediksi akan mencapai 11 ribu penumpang per hari, atau naik dari total 6 ribu penumpang dihari biasa.
“Mungkin titik puncak maksimal kita 11ribuan, rata-rata kalau harian itu 6 ribu, kalau masa lebaran rata-rata paling 8 ribu, paling tinggi 10-11 ribu. Pada H-4 dan hari weekend”, kata Kepala Stasiun Surabaya Gubeng, Supriadi di Stasiun Surabaya Gubeng, Selasa(5/6).
Untuk menunjang fasilitas para pemudik, Stasiun Surabaya Gubeng terus meningkatan fasilitasnya diantaranya meliputi perbaikan peron yang sebelumnya rendah kini sudah ditinggikan dan juga terdapat perbaikan selasar stasiun. Fasilitas lain yang ditawarkan PT KAI Daop 8 Surabaya kepada para pengguna jasa KA ialah adanya program bagi takjil, buka puasa, dan Sahur gratis untuk para pengguna Jasa KA.
Selain perbaikan fasilitas yang ada, tingkat pengamanan dan pelayanan juga ditingkatkan. Supriadi menegaskan ada penambahan tenaga ekstra selama periode lebaran.
“Ya dari sisi pengamanan ada pam posko pam eksternal, dari pelayanan ada posko pelayanan. Semua sisi kita siapkan tenaga ekstra selama lebaran”, imbuh Supriadi.
Senior Manager Pengamanan Daop 8 Surabaya, Made Gerna Yasa mengatakan pasukan pengaman yang telah disiapkan ialah sebanyak 692 pasukan yang terdiri dari 544 petugas internal PT KAI, dan ditambah 148 petugas dari eksternal yang terdiri dari anggota Brimob, TNI, POM,dan K9.

“Untuk pengamanan di 2018 pada dasarnya sudah siap. Jumlah keseluruhan itu 544 ditambah 148 jadi yang 148 itu dari eksternal ada Brimob, Tni, Pom, K9. Jadi pada dasarnya kita siap mengamankan baik itu mulai pintu masuk stasiun, di sttasiun dan diatas ka sampai penumpang itu turun dan kembali ke tujuan. sama mulai tangal 5 sampai 26 Juni”, kata SM Pengamanan Daop 8 Surabaya, Made Gerna Yasa disela acara buka bersama di Stasiun Gubeng, Senin(4/6).
Peningkatan keamanan sudah tampak sejak penumpang memasuki area stasiun, kendaraan yang akan masuk stasiun melalui proses pemeriksaan terlebih dahulu. Tak hanya itu, ketika penumpang melakukan boarding, penumpang diwajibkan menjalani proses pengecekan dengan metal detector. PT KAI Daop 8 juga menyiagakan beberapa anjing pelajak untuk mengamankan dan menyisir area stasiun.
Sementara itu untuk memastikan kesiapan PT KAI Daop 8 Surabaya, Ketua DPRD Surabaya, Armuji Selasa Pagi(5/6), melakukan sidak kesiapan angkutan mudik lebaran di stasiun Surabaya Gubeng. Armuji menilai Daop 8 Surabaya sudah cukup siap menyambut periode mudik lebaran tahun ini.
“Kalau kita melihat dari persiapan di PJKA itu cukup siap. Artinya dimana tadi banyak penumpang yang sudah mulai mudik sekarang ini.”,Kata Ketua DPRD Surabaya itu. (alf/bee)






