primaradio.id – PT KAI Daop 8 Surabaya memprediksi pada periode Angkutan Mudik tahun ini akan mengalami peningkatan penumpang hingga 3% atau meningkat hingga 25.000 penumpang dibanding lebaran tahun lalu.
Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Gatut Sutiyatmoko mengatakan peningkatan ini sesuai dengan harapan PT KAI. Untuk mengantisipasi kenaikan penumpang itu, PT KAI Daop 8 juga menambah 7 rangkaian kereta api tambahan disamping tetap menjalankan kereta api regular. Kendati diperkirakan mengalami peningkatan jumlah penumpang sebesar 3%, hingga hari Rabu(23/5) tiket yang sudah terjual masih mencapai 66%.
“Kemudian pada masa lebaran tahun ini diprediksi mengalami kenaikan volume penumpang, prediksinya 3% dibanding tahun sebelumnya. Kalau tahun lalu volume penumpang 737.824 penumpang, sehingga tahun ini diprediksi mencapai 762.037 penumpang, ungkap Gatut ketika ditemui di Kantor Humas Daop 8 Surabaya, Rabu (24/5).
Untuk mengantisipasi itu tadi disamping dijalankan kereta api regular juga dijalankan kereta api tambahan.
“Jadi masyarakat masih bisa memesan tiket karena data penjualan sampai saat ini baru terjual 66% dari persediaan tempat duduk yang ada. Jadi selama masa angkutan lebaran itu untuk KA jarak jauh tempat duduk yang kami sediakan itu sebanyak 521884 tempat duduk, dan sudah terjual sebanyak 343.337 tempat duduk, jadi sudah terjual 66%, masih tersisa178.547 tempat duduk. Dan penjualan ini didominasi kereta ekonomi jarak jauh”, tambah Gatut.
Sementara itu tiket yang sudah ludes terjual didominasi kereta ekonomi jarak jauh dengan tujuan akhir Jakarta, Yogyakarta dan Bandung. Dan PT KAI Daop 8 Surabaya memprediksi puncak arus mudik 2018 terjadi pada H2+1 atau hari Minggu tanggal 17 Juni 2018. (*)






