primaradio.id – Sepekan menjelang Pilkada serentak, Gubernur Jatim menyatakan tiga daerah dalam kondisi siaga satu. Tiga daerah tersebut, adalah Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Banyuwangi, dan Kabupaten Jember.
Menurut Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengatakan bahwa daerah yang dinyatakan siaga tersebut diharapkan melakukan penanganan khusus. Untuk Kabupaten Mojokerto, kewaspadaan dan status siaga satu ditetapkan menyusul dianulirnya pasangan Choirun Nisa – Arifudinsjah yang diusung PKB, PPP, PBB, dan Hanura oleh KPU setempat. Sementara untuk Banyuwangi, kewaspadaan khusus diminta ditingkatkan setelah terjadi kerusuhan di tambang emas Tumpang Pitu. Masalah tambang, khususnya sirtu juga menjadi penyikapan khusus untuk gelaran Pilkada di Jember.
Soekarwo juga menambahkan hal itu menjadi manifest, bahwa ada sesuatu yang terjadi ditiga tempat tersebut. Sehingga, kewaspadaan khusus harus diberlakukan, agar penyelenggaraan Pilkada di tiga daerah lancar, aman dan terkendali. Selain Banyuwangi, Jember, dan Kabupaten Mojokerto, Pilkada serentak di Jatim 9 Desember mendatang juga diikuti oleh 15 kabupaten/kota lainnya.(zum/nji)






