primaradio.id – Pelambatan pertumbuhan ekonomi yang terjadi di 2015, bukanlah terjadi tiba-tiba. Perlambatan ekonomi ini diyakini dampak dari kebijakan-kebijakan di masa lalu.
Menurut Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (DGS-BI) Mirza Adityaswara mengatakan bahwa yang terjadi pada 2015, pasti ada kaitannya dengan data-data ekonomi yang terjadi pada 2014-2013 lalu. Bahkan, perekonomian saat ini merupakan imbas dari data-data ekonomi beberapa tahun belakang terakhir. Seperti halnya pada 2008-2009 terjadi global financial crisis di Amerika Serikat (AS), dan merembet dampaknya ke negara-negara maju maupun berkembang. Krisis yang terjadi pada 2008, tidak terlepas dari kebijakan di AS pada 2001.
Mirza juga menambahkan, jika sumber dana dan modal tersebut terjadi gejolak, maka akan mempengaruhi aktivitas maupun ekspansi ekonomi. Untuk itu, penting memahami sumber dana tersebut dan situasinya.






