Home Prima Trending Topics Pengusaha Tahu Tempe Sepakat Harga Acuan Kedelai Rp8.500

Pengusaha Tahu Tempe Sepakat Harga Acuan Kedelai Rp8.500

326 views
0
SHARE
Ilustrasi Kedelai

primaradio.id – Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gakoptindo) dan Asosiasi Importir Kedelai Indonesia (Akindo) menyepakati harga acuan kedelai di tingkat pengrajin seharga Rp8.500 per kilogram (Kg).

Kesepakatan tersebut dibuat sebagai jalan keluar jangka pendek demi menstabilkan harga dan pasokan kedelai. Harga Rp8.500 ini hanya berlangsung selama 100 hari terhitung sejak Kamis (7/1). Untuk saat ini kerja sama kesepakatan harga tersebut bersifat terbatas, hanya berlaku di daerah terdampak yakni di Pulau Jawa.

“Kontraksi pada kedelai terjadi secara global. Selama ini tempe tahu yang kita konsumsi banyak menggunakan kedelai impor karena harganya lebih murah. Pasokan kita aman, namun memang harga naik karena negara produsen mengalami kendala,” ucap Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Kamis (7/1).

Namun, akibat operasi pasar tersebut, importir mengaku menjual dengan harga rugi. Anggota Akindo Po Indarto Gondo menyebut harga kedelai impor di pelabuhan saja sudah di atas Rp8.500 per Kg, tergantung harga yang ditetapkan dari pasar internasional.

Ia mengatakan setelah ditambah dengan cost (beban) pengiriman atau distribusi, kedelai bisa dibanderol seharga Rp9.000-an per Kg.

Gondo menyebut belum dapat menghitung estimasi nilai kerugian yang ditanggung importir ataupun memperkirakan sampai kapan pihaknya mampu memberikan subsidi.

“Kalau jual rugi, memang rugi, tapi memang kan harga fluktuatif ya, Rp8.500 saat ini. Ke depan mungkin kami harus evaluasi, jadi dari Dirjen Tanaman Pangan juga bilang dievaluasi terus harganya jadi sesuai harga internasional,” jelasnya.(bee)

Sumber: CNN Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here