primaradio.id – Hingga saat ini masa depan bintang Barcelona, Neymar Junior di Camp Nou masih belum menemui titik terang. Bahkan situasi pemain Brasil menjadi pelik setelah Barcelona juga enggan membayar klausul kesetiaan sebesar 26 juta euro.
Sebelumnya sudah diberitakan bahwa pihak Neymar sengaja mengulur-ulur proses transfer ini untuk mencairkan dana sebesar 26 juta euro dari Barcelona. Dalam kontrak Neymar di Barcelona, memang terdapat klausul kesetiaan yang mewajibkan Barcelona membayar Neymar sebesar 26 juta euro jika bertahan sampai 31 Juli 2017.
Klausul ini memang terkesan aneh. Di semua klub lain di Eropa, uang dari klausul kesetiaan dibayarkan penuh pada akhir masa kontrak (biasanya selama lima tahun). Opsi lain adalah dana itu disebar sehingga bisa diberikan setiap tahunnya, dalam kasus Neymar, sekitar lima juta euro per musim.
Strategi Neymar ini nampaknya diketahui oleh presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu sehingga pihaknya berencana tidak akan membayar klausul tersebut.
Barca mencoba mengakalinya dengan memasukkan dana klausul kesetiaan Neymar itu ke kantor notaris. Neymar baru akan bisa mencairkannya jika ia bertahan di Barcelona musim panas ini. Tapi jika ia pindah ke PSG, maka dana itu tidak akan pernah bisa ia dapatkan.
Neymar sendiri memang kerap dikaitkan kepindahannya ke Paris Saint-Germain pada bursa transfer musim panas ini. Nilai transfer yang bisa memecahkan rekor transfer Paul Pogba oleh Manchester United membuat Neymar berpeluang besar pindah ke Perancis. Terlebih setelah pihak Neymar juga siap membawa Barcelona ke meja hijau apabila mengingkari kesepakatan klausul kesetiaan tersebut. (joe)






