primaradio.id – Bulan depan tepatnya pada tanggal 9 Desember 2015, masyarakat di berbagai wilayah Indonesia akan mengikuti pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) serentak. Bagi yang sudah memenuhi syarat, mereka berhak menggunakan hak suaranya, tak terkecuali para penyandang disabilitas, seperti tunanetra.
Sayangnya, sosialisasi pilkada serentak kepada penyandang tunanetra masih minim sehingga belum mengenal lebih jauh profil calon yang akan dipilih. Atas dasar tersebut, salah satu mahasiswa universitas negeri menciptakan aplikasi untuk penyandang cacat.
Menurut seorang mahasiswa prodi Ilmu Komputer Universitas Gadjah Mada (UGM), Derta Isyajora Rakhman mengatakan bahwa merancang sebuah aplikasi khusus berisi informasi tentang pilkada yang ditujukan bagi penyandang tunanetra dinilai efktif untuk membantu tunanetra mengetahui informasi seputar pilkada dan profil kandidat. Aplikasi tersebut diberi nama Blindformation itu berbentuk website dengan alamatwww.blindfomation.org.
Derta juga menambahkan, saat membuka website, penyandang tunanetra perlu didampingi orang lain. Kemudian, ketika aplikasi sudah berhasil diakses, para penyandang hanya menekan tombol angka untuk menekan menu yang dipilih. Bahkan, terdapat arahan memilih menu dengan suara.






