primaradio.id – Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur melakukan cek kesehatan untuk menekan angka kecelakaan di jalan raya. Dengan diikuti sebanyak 70 sopir bus di Terminal Purabaya. Diantaranya sopir bus AKAP (antar kota antar provinsi) dan AKDP (antar kota dalam provinsi).
Menurut Kasi P3 PMK Dinkes Provinsi Jatim, Gito Hartono mengatakann bahwa mula-mula, sopir diberi botol untuk tes urine. Kemudian, sopir melanjutkan cek alkohol dengan meniup alat, dan terakhir setiap sopir dicek gula darah dan tensi. Hasilnya, hampir 40 persen sopir mengalami kencing manis. Selanjutnya, Dinkes memberikan obat untuk dikonsumsi supaya menekan angka gula yang naik.
Sementara itu, Menurut Kepala UPTD Terminal Purabaya May Ronald mengatakan dengan tegas akan mengganti dengan sopir cadangan jika ditemukan mengalami gangguan pada kesehatannya, dan melarang untuk bekerja. (Zum/Nji)






