primaradio.id- Jembatan Ujung Galuh telah resmi diujicoba dan dibuka untuk umum Selasa (27/3) jam 09.00 WIB. Sebelum resmi dibuka untuk akses lalu lintas kendaraan masyarakat, terlihat para petugas gabungan dari Dinas Perhubungan Kota Surabaya dan dari Satlantas Polrestabes Surabaya ikut melakukan persiapan.
Pasca dibukanya akses ke jembatan ujung Galuh, nampak masyarakat masih banyak yang kebingungan dengan alur lalu lintas yang baru disosialisasikan pagi tadi. Petugas dari Dishub dan Satlantas Polrestabes pun terlihat sibuk memberi pengarahan kepada pengendara di sekitar perempatan Jembatan Ujung Galuh-Darmo Kali- Bengawan.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Eva Guna Pandia mengatakan msayarakat harus mencermati perubahan lalu lintas pasca beroperasinya Jembatan Ujung Galuh.
” Ada perubahan, dari Dinoyo ke arah Darmo Kali sekarang jadi satu arah. Dari Dinoyo langsung belok ke arah Bengawan , dari Bengawan bisa langsung ke jembatan Ujung Galuh tapi tidak bisa belok kiri ke arah Dinoyo. Bahkan lajur di Jl. Bengawan juga berubah. Yang belok ke Bengawan dari arah Dinoyo lajurnya juga di kanan jalan, “ungkap AKBP Pandia saat ditemui di sosialisasi ujicoba Jembatan Ujung Galuh Selasa (27/3).

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Irvan Wahyu Drajad menambahkan, pihaknya belum bisa melakukan evaluasi karena sosialisasi baru dilakukan jam 9 pagi. Masih akan melihat pergerakan lalu lintas di pagi hari besok saat jam berangkat kantor.
Irvan berharap dengan beroperasinya jembatan Ujung galuh, kepadatan lalu lintas tidak hanya terkonsentrasi di Jl. Polisi Istimewa, namun bisa terdistribusikan ke Jl. Bengawan dan Darmo. Demikian pula kepadatan yang biasa terjadi di jembatan BAT lama, dan jembatan Sulawesi, bisa dialirkan ke jembatan Ujung Galuh. (bee)






