
primaradio.id -Jelang bulan Ramadan yang hanya tinggal hitungan hari, Anggota Komisi IX DPR Ahmad Zainudin mendorong Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk meningkatkan pengawasan jelang dan selama Ramadan.
Seperti tradisi bulan Ramadan di tahun-tahun sebelumnya, konsumsi masyarakat cenderung meningkat selama bulan Ramadan. Hal ini justru bisa menjadi kesempatan bagi produsen dan distributor curang untuk menggelar aksinya. Hal inilah yang menjdai sorotan Zainudin.
“Mengingat meningkatnya produksi makanan dan jajanan di bulan puasa, BPOM juga harus meningkatkan pengawasan makanan dan minuman yang aman dan sehat,” ujar Zainuddin dalam keterangan tertulis, Senin (15/4/2017).
Ahmad Zainudin menambahkan, selama bulan Ramadan pasti banyak restoran yang memberikan promo harga miring demi menarik konsumen. Selain itu, banyak juga pedagang kecil yang menjual beraneka jajanan. Hal ini bisa menjadi perhatian bagi BPOM.
“Banyak warga yang inisiatif menjual jajanan ringan meski sebatas untuk buka puasa atau sahur. Padahal di bulan-bulan lain mereka tidak pernah jualan. Bazar-bazar jajanan dan makanan jadi marak dan menjamur. Ini harus jadi perhatian BPOM,” imbuh politikus PKS ini.
Atas alasa tersebut, Zainuddin setuju jika selama Ramadhan BPOM mengintensifkan pegawasan terhadap rumah makan dan penjual makanan minuman. Jika perlu, lanjutnya, BPOM juga meningkatkan sosialisasi tentang keamanan makanan dan minuman.
Namun tidak hanya menyoroti pihak produsen, Zainudin juga berharap kepada masyarakat agar lebih selektif dalam memilih makanan atau jajanan yang beredar.
“Keamanan makanan ini erat dengan tujuan ibadah puasa Ramadan sebenarnya, biar kita menjadi sehat. Tapi biasanya, justru di bulan Ramadan nafsu konsumtif masyarakat malah naik. Masyarakat sebaiknya memperhatikan ini, selektif dalam makanan agar hidup makin sehat dengan Ramadan,” tandasnya.





