Home Ekonomi & Pemerintah Januari 2020, Inflasi Jatim Sebesar 0,50 Persen, Sumenep Tertinggi

Januari 2020, Inflasi Jatim Sebesar 0,50 Persen, Sumenep Tertinggi

548 views
0
SHARE
Kepala BPS Provinsi Jatim Dadang Hardiwan (Foto: Beatrix Christiana)

primaradio.id – Inflasi Jawa Timur pada Januari 2020 sebesar 0,50 persen. Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur Dadang Hardiwan mengatakan, dari delapan kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Jawa Timur seluruhnya mengalami inflasi. Adapun Sumenep menjadi yang tertinggi dengan inflasi sebesar 0.84 persen, Madiun terendah dengan inflasi sebesar 0,35 persen.

“Seperti yang diketahui bersama bahwa kenaikan harga cabai rawit dan merah di musim hujan ini menjadi salah satu pemicu inflasi, “tutur Dadang usai rilis inflasi di kantor BPS Jatim, Senin (3/2).

Selain cabai merah dan rawit, kenaikan harga bawang putih juga mempengaruhi inflasi.

Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 1,57 persen, kelompok perumahan, air, Iistrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,03 persen, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,15 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,50 persen, kelompok pendidikan sebesar 0,01 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,17 persen, dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,76 persen.

Sedangkan kelompok yang mengalami deflasi yaitu kelompok pakaiandan alas kaki sebesar 0,08 persen, kelompok transportasi sebesar 0,93 persen, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,03 persen, dan kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,05 persen. (bee)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here