Home Prima Trending Topics Inggris dan Surabaya Lanjutkan Kerjasama Pengembangan Transportasi Ramah Lingkungan

Inggris dan Surabaya Lanjutkan Kerjasama Pengembangan Transportasi Ramah Lingkungan

392 views
0
SHARE
Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik (kiri) dan Strategic Director Arcola Energy, Richard Kemp-Harper (kanan) saat memperkenalkan Minivan Hidrogen di SMPN 1 Surabaya (Foto: Beatrix Christiana)

primaradio.id – Pemerintah Kota Surabaya terus melanjutkan kerjasama dengan Inggris dalam rangka pengembangan moda transportasi publik ramah lingkungan.

Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik mengatakan untuk gaya hidup ramah lingkungan, Inggris memperkenalkan teknologi terbaru yang bermanfaat untuk mengurangi ancaman perubahan iklim. Teknologi ramah lingkungan ini diwujudkan dalam rupa minivan hydrogen.

Moazzam Malik berharap meskipun teknologi hydrogen ini masih baru, namun dapat mengurangi emisi yang mencemari lingkungan.

“Mobil ini pakai teknologi terbaru, teknologi hydrogen untuk kendaran. Ini pertama kali didatangkan di Indonesia oleh kolega dari Arcola perusahaan di Inggris yang berfokus pada teknologi terbaru untuk menghindari emisi apapau, “tutur Moazzam Malik kepada reporter Primaradio disela-sela program edukasi teknologi hydrogen di SMP Negeri 1 Surabaya, Kamis (14/03).

Moazzam Malik juga menambahkan, kedepan pemerintah Inggris akan fokus pengembangan teknologi ramah lingkungan untuk transportasi publik di Surabaya.

Dirinya mencontohkan di tahun depan saja, akan ada 30 bus berkeliling di Liverpool dengan teknologi hidrogen. Maka Surabaya pun diharapkan bisa menerima teknologi ramah lingkungan ini.

Sebagai bentuk kerjasama dengan Pemerintah Kota Surabaya dalam hal teknologi ramah lingkungan tersebut, Pemerintah Inggris mempersembahkan satu Minivan Hidrogen kepada Pemerintah Kota Surabaya, yang merupakan pengembangan teknologi yang dilakukan Arcola Energy dan Serba Dinamik Indonesia untuk keperluan transportasi ramah lingkungan di masa depan di kota Surabaya.

Adapun pengenalan Minivan hidrogen di Surabaya dilakukan di SMP Negeri 1 Surabaya, dimana sekitar 90 pelajar dari 30 sekolah ikut ambil bagian dalam lokakarya yang diselenggarakan di SMP Negeri 1 Surabaya. Tak hanya pengenalan tentang energi hidrogen, para pelajar ini juga ikut serta dalam lomba merakit mobil mini hidrogen dari Lego.

Sementara itu Strategic Director Arcola Energy, Richard Kemp-Harper mengatakan, mobil hydrogen berbeda dengan mobil listrik biasa yang harus memenuhi baterainya berjam-jam. Bus dan mobil listrik hydrogen ini cukup diisi beberapa menit saja untuk jarak tempuh kilometer yang sama.

“Pengenalan teknologi Hydrogen kepada generasi muda ini juga dapat meningkatkan kesadaran dan mempercepat penetrasi energi terbarukan di masa depan, yang otomatis memberikan moda transportasi bebas polusi yang ramah lingkungan, tambah Chief Operating officer Serba DInamik Indonesia, Maya Sriwulan. (bee)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here