primaradio.id – Dalam puncak peringatan Hari Anak Nasional 2018 bertema GENIUS (Gesit, Empati, Berani, Unggul, dan Sehat) yang dipusatkan di Kebun Raya Purwodadi, dihadiri oleh ribuan anak Indonesia mulai dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP dan SMA sederajat.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise mengatakan pemerintah sudah menerbitkan UU Perlindungan Anak yang baru yakni UU No 17 tahun 2016. Karena itu pemerintah menurut Yohana menjamin penuh hak setiap anak Indonesia. Diantaranya hak keberlangsungan hidup, tumbuh kembang anak serta perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.
Dalam puncak peringatan HAN 2018 di Purwodadi, selain perwakilan anak terpilih berdialog dengan ibu Menteri yang akrab di sapa Mama Yo dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo, mereka juga riang gembira bermain beragam mainan tradisional seperti ban glinding. Bakiak kajeng, klompen batok anyam janur, balap sarung, dll.
Tidak ketinggalan kegiatan menanam pohon yang dilakukan oleh Menteri PPPA dan Gubernur Jatim Soekarwo. Adapun makna dari beragam kegiatan ini adalah menggambarkan kebersamaan yang menyatukan segala perbedaan.
Sementara itu Presiden Joko Widodo yang dijadwalkan hadir , batal datang namun menitipkan ucapan selamat Hari Anak Nasional lewat tayangan video.
Presiden Jokowi berharap anak-anak Indonesia tetap rajin belajar, tetap bermain dan olahraga dan menikmati masa kecil dengan penuh keceriaan. (bee)






