Home Prima Trending Topics Gelar Open House, Wali Kota Risma Sajikan Masakan Khas Nusantara

Gelar Open House, Wali Kota Risma Sajikan Masakan Khas Nusantara

594 views
0
SHARE
Gelar Open House, Wali Kota Risma Sajikan Masakan Khas Nusantara (Foto: Beatrix Christiana)

primaradio.id – Usai mengikuti jalannya ibadah Sholat Idul Fitri 1440 H di Taman Surya Balai Kota, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama suami dan anaknya kemudian mengadakan open house di rumah dinas wali kota, Jalan Sedap Malam Surabaya, Rabu, (5/6/2019).

Kegiatan open house ini merupakan agenda rutin yang diadakan Wali Kota Risma saat menyambut Hari Raya Idul Fitri. Esensi dari momentum ini adalah sebagai bentuk silaturahmi dan pendekatan antar wali kota, jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama warga.

Sejak pukul 08.00 Wib, para pengunjung yang terdiri dari berbagai latar belakang usia itu mulai berbondong-bondong datang ke rumah dinas wali kota. Mereka diantaranya para pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya, pelajar, mahasiswa, warga hingga tokoh lintas agama. Mereka terlihat rela antri berjejer untuk bersalaman dengan wali kota perempuan pertama di Surabaya itu.

Tak lupa, Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kota Surabaya juga hadir dalam acara open house pagi ini. Mereka diantaranya, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto, dan Danrem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Inf Sudaryanto.

Menariknya, dalam acara ini, Wali Kota Risma telah menyiapkan berbagai masakan kuliner khas nusantara, seperti lontong balap, rawon,bakso hingga semanggi Surabaya. Dan tidak ketinggalan hidangan khas saat lebaran yakni ketupat sayur. Menurut Wali Kota Risma, sajian ini memang sengaja disiapkan untuk memanjakan para pengunjung yang datang. “Kalau aku suka (makanan) semuanya, cuman memang ini kita siapkan,” kata Wali Kota Risma sembari tersenyum.

Usai bersalam-salaman, para pengunjung yang hadir itu kemudian menikmati beberapa sajian kuliner yang telah disiapkan. Tampak senyum kegembiraan mereka pun terpancar di hari yang fitri ini. Bahkan, sesekali mereka juga mengajak Wali Kota Risma bersama keluarga untuk mengabadikan momen itu dalam sentuhan layar kamera. Tak ketinggalan, beberapa jurnalis juga tampak hadir di acara open houseitu. Mereka terlihat berebut foto saat Wali Kota Risma bersalam-salaman dengan para pengunjung tersebut.

Wali Kota Risma mengaku, para pengunjung yang datang itu bukan hanya berasal dari Surabaya, melainkan juga dari luar kota. Terlihat, dalam beberapa hitungan jam, masakan khas nusantara yang disediakan itu pun laris manis. “Jadi kita berikan semanggi, lontong balap, laris ternyata,” ujarnya.

Ada hal yang menarik dalam acara open house kali ini, Wali Kota Risma membagikan bola kepada anak-anak yang hadir pagi itu. Bahkan, saat itu Wali Kota Risma juga memberikan kursi roda miliknya yang biasa ia pakai kepada seorang anak disabilitas yang tengah berkunjung di rumah kediaman. Melihat kondisi kursi roda yang sudah tak muat dipakai anak disabilitas tersebut, Wali Kota Risma dengan rasa simpatinya segera meminta kursi roda miliknya untuk diambil dan diserahkan ke anak itu.

Di momen lebaran ini, Wali Kota Risma, berpesan kepada seluruh masyarakat Surabaya, agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Dengan begitu, masyarakat Surabaya tidak akan mudah untuk terpecah belah antar umat maupun antar bangsa. Menurutnya, apabila suasana lingkungan itu kondusif, maka hal ini juga akan berdampak pada kemajuan suatu bangsa.

“Mari kita jaga persatuan dan kesatuan, karena tidak mungkin kita bisa meraih mimpi-mimpi kita tanpa ada suasana dan lingkungan yang kondusif dan damai, yang akan membuat kita tergerak untuk bisa maju lagi,” ujar Wali Kota Risma.

Wali kota perempuan pertama di Surabaya ini berharap, puasa sebulan penuh yang telah dijalankan oleh seluruh umat muslim, dapat memberikan manfaat ke depan untuk lebih bersemangat lagi dalam bekerja dan menjalankan aktivitas sehari-hari. Sebab, ia menyebut, tahun depan bangsa Indonesia akan menghadapi era baru perdagangan dunia WTO (World Trade Organization). “Karena itu kita harus tetap bekerja keras, bahkan mungkin lebih keras lagi untuk kita bisa menjadi tuan dan nyonya di kota sendiri,” kata perempuan berkerudung ini.

Menurutnya, Kota Surabaya dihuni oleh berbagai suku bangsa dan agama. Apabila seluruh warga itu dapat terus saling menjaga toleransi dan menghargai antar sesama, maka ia yakin bahwa Kota Pahlawan ini ke depan akan terus maju dan mampu bersaing dengan kota-kota besar di dunia.

“Karena itu mari kita jaga persatuan dan kesatuan, banyak sekali perbedaan tapi pasti ada kesamaan. Mari kita jaga persamaan itu untuk Surabaya lebih baik dan untuk Indonesia lebih baik,” tuturnya.

Wali Kota Risma juga berpesan kepada warga Surabaya yang tidak mudik agar tak bersedih hati. Menurut ia, kehidupan masing-masing orang pastinya berbeda, ada yang punya kampung halaman dan tidak. Oleh karena itu, bagi warga yang tidak mudik, di waktu libur Lebaran ini bisa dimanfaatkan untuk hal-hal lain yang lebih positif. “Kita bisa isi waktu-waktu itu dengan kegiatan yang lain, misalkan yang kerja, kuliah, atau sekolah kita bisa beresin (persiapkan) di awal,” pesannya. (bee)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here