Home Prima Trending Topics Fakta-Fakta Bunga Tabebuya yang Bermekaran di Surabaya

Fakta-Fakta Bunga Tabebuya yang Bermekaran di Surabaya

1,215 views
0
SHARE
Bunga Tabebuya bermekaran di jalan protokol Surabaya (Foto: infosurabaya)

primaradio.id – Ada suasana yang berbeda di sepanjang jalan protokol Kota Surabaya, Jawa Timur. Pemandangan cantik tersebut tidak lain karena bunga Tabebuya berbagai warna yang disebut mirip bunga Sakura tengah bermekaran.
Tabebuya merupakan jenis tanaman yang berasal dari Brasil dan masuk dalam jenis pohon besar. Bunga-bunga cantik Tabebuya mulai bermekaran setiap akhir musim kemarau.

Namun ada juga fakta-fakta lain mengenai Tabebuya yang juga akrab disapa trumpet tree? Seperti dilansir dari gardeningknowhow, berikut ini:

1. Tentang Bunga Tabebuya
Bunga Tabebuya memiliki lebar mekar 1-4 inci yang menggantung dalam beberapa kelompok. Bentuknya seperti tabung dan ringan di bagian atas dengan beberapa benang sari. Kebanyakan varietas memiliki bunga yang keemasan.

2. Macam-Macam Warna Bunga Tabebuya
Biasanya, bunga Tabebuya yang bermekaran berwarna keemasan namun, ada pula Tabebuya merah muda dan varietas ungu. Selain itu, bunga Tabebuya juga bakal mekar dengan warna putih, magenta, atau merah tetapi sulit ditemukan. Hampir semua varietas tanaman akan memiliki daun berwarna silver yang menjadi ciri khas dari pohon indah ini.

3. Tempat Tumbuhnya Bunga Tabebuya
Meski toleran terhadap berbagai jenis tanah, kondisi pertumbuhan Tabebuya harus di lokasi yang hangat tanpa ada kemungkinan cuaca sangat dingin. Tanaman ini memiliki tolerasi kekeringan yang tinggi.

Kendati demikian, akan lebih baik jika di tanah subur dengan drainase yang baik. Tabebuyadapat beradaptasi dengan lokasi matahari terik. Tanaman ini relatif tahan penyakit dan hama yang merupakan sifat yang dibawa ke kayu.

Sementara itu Kabag Humas Pemkot Surabaya, M. Fikser mengatakan, pohon Tabebuya memang banyak jenisnya namun yang ada di Surabaya memiliki warna merah muda, kuning dan putih.

“Mekarnya di Oktober dan November. Biasanya Desember sudah rontok,” katanya.

Menurut dia, Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau Kota Surabaya sudah menanam ribuan pohon Tabubaye di sejumlah wilayah termasuk jalan dan taman di Kota Surabaya.

“Ini yang membuat suasana di Surabaya seperti di negara Sakura,” katanya.

Untuk itu, lanjut dia, pihaknya berencana akan menjadikan momentum Oktober dan November sebagai musim Tabebuya yang diharapkan bisa menarik kunjungan wisatawan untuk datang ke Surabaya.

“Seperti di Jepang, orang-orang datang ke sana pada saat musim bunga Sakura bermekaran. Cuma kalau bunga Sakura jenis warnanya sedikit, sedangkan Tabebuya jenisnya warnanya cukup banyak. Ini keuntungan sendiri bagi Surabaya,” katanya. (bee)

Sumber: Liputan6

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here