primaradio.id – DPRD Surabaya meminta Pemkot Surabaya lebih fokus pada pengendalian banjir dengan mengacu pada Sistem Drainase Master Plan (SDMP). Saran ini diberikan gara-gara banjir besar yang terjadi di kawasan Surabaya barat, Rabu (24/2/2016).
Menurut Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya, Vinsensius Awey mengatakan bahwa SDMP yang ada buatan sekitar tahun 2003 tentu sudah out of date dan tidak sesuai dengan kekinian kota Surabaya. Sehingga diminta agar pemerintah segera lakukan audit tata ruang wilayah untuk dibuatkan pemetaan baru kondisi sistem drainase kota Surabaya saat ini.
Awey juga menambahkan, pemetaan ini bertujuan untuk mengetahui lebih dekat wilayah mana saja langganan banjir selama ini dan wilayah mana berpotensi banjir. Dengan perbaikan sistem drainase yang berbasis SDMP, diharapkan musim hujan tahun 2017 mendatang, banjir sudah bisa diantisipasi. Kondisi banjir tahun ini lebih parah dibandingkan tahun tahun sebelumnya. Awey juga menilai Pemkot Surabaya telah gagal total dalam pengendalian banjir di Kota Surabaya.






