primaradio.id – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) terus berupaya menciptakan
ekosistem yang kondusif bagi pengembangan ekonomi kreatif subsektor kuliner.
Melalui Deputi Akses Permodalan, Bekraf bersama Foodlab Indonesia akan
mengurasi 50 FoodStartup terpilih dalam acara Demoday FoodStartup Indonesia
(FSI) 2019 yang berlangsung mulai Senin, (15/7/2019) selama tiga hari di Hotel
Ciputra World Surabaya.
Para FoodStartup terpilih telah berhasil mengungguli 385 Foodstartup lainnya yang
sama-sama telah mengirim pitchdeck, yaitu profil FoodStartup, ringkasan produk, dan
pencapaian selama produk itu berjalan. Mereka terpilih karena dinilai inovatif, memiliki
kesamaan visi, dan berpotensi mengangkat ekonomi kreatif. Karenanya, Bekraf
mendukung FoodStartup terpilih untuk mengembangkan kapasitas dan memperoleh
kesempatan terhadap akses permodalan melalui Demoday FSI 2019.
Dalam 2 hari pertama, Bekraf akan memberikan seminar dan workshop bidang kuliner
kepada para FoodStartup. Direktur Akses Non Perbankan, Syaifullah
mengungkapkan bahwa bimbingan teknis yang diberikan kepada para
FoodStartup terpilih dapat memperluas wawasan, menambah networking baik
dengan mentor maupun ekosistem, meningkatkan kapasitas usahanya, serta
memperoleh akses permodalan dari berbagai sumber permodalan. “Dengan
diberikannya bimbingan dan pengajaran kepada peserta diharapkan dapat
meningkatkan pengetahuan akses permodalan bagi FoodStartup dalam hal
pitching kepada investor sehingga menarik minat investor untuk berinvestasi,”
tambahnya.
Menurut Syaifullah, Demoday FoodStartup Indonesia ini merupakan upaya Bekraf
untuk mengembangkan industri kreatif khususnya bidang kuliner dengan
tujuan mencari dan memaksimalkan potensi subsektor kuliner. “Selain
membentuk ekosistem FoodStartup Indonesia secara komprehensif, kegiatan
ini juga dapat membuka akses fasilitas dan dukungan pemerintah serta akses
permodalan sehingga produk FSI dapat dipasarkan di global market,” lanjutnya.
Pada mentorship session, para FoodStartup memperoleh kesempatan untuk pitching
di hadapan mentor yang berasal dari investor, praktisi kuliner, business developer,
founder perusahaan terkemuka, dan chef. Selanjutnya, Bekraf menentukan 30
peserta yang akan mengikuti pitching di hadapan investor dan tamu undangan pada
hari ketiga (17/7/2019). Pengumuman 10 peserta terbaik berikut 3 pemenang FSI
2019 akan disampaikan pada saat penutupan, Rabu 17/7/2019.
Narasumber yang dihadirkan pada Demoday FoodStartup Indonesia 2019, antara
lain: Deputi Akses Permodalan Fadjar Hutomo, Direktur Akses Non Perbankan
Syaifullah, Kepala Subdirektorat Pengelolaan Hak Kekayaan Intelektual Immanuel
Rano Hasudungan Rohi, CoFounder FoodLab Indonesia Yustinus Agung, Founder &
Executive Director Indonesia 2030 Muhamad Erfan Apriyanto, Chief Empowerment
Officer Accelerice Indonesia Charlotte Kowara, Founder Kulina Andy Fajar Handika,
Chief of Sales PT Modal Rakyat Indonesia Hendoko Kwik, Vice Rector for Research
and Industrial Collaboration i3L Iwan Surjawan, CEO PT Matcha Muda Manggala
Lintang Wuriantari, Executive Director Food Industry Asia Matthew Kovac, CoFounder Whatnot Innovation Studio Matas Danielevicius, Truvalu Group Rajis Sinaga,
Technical Advisor GIZ Vivi Octavianty, dan Chef Hugo. (*)






