primaradio.id – Universitas Kristen Petra (UK Petra) melalui Petra Career Center (PCC) dan Office of Institutional Advancement (OIA) menggandeng BNI 46, menyelenggarakan Petra Online Festival (POF). Kegiatan ini merupakan salah satu wujud kepedulian kepada sivitas di tengah kondisi yang sulit ini. Puncak acara dalam gelaran POF adalah Coming Home: A Fundraising Concert, yang dilaksanakan pada 27 Agustus 2021 pukul 16.00-20.00 WIB live secara online melalui kiostix.com.
Coming Home: A Fundraising Concert yang bertujuan memanggil semua yang berelasi dan memiliki ikatan hati dengan UK Petra untuk pulang ke rumah keduanya, yaitu UK Petra. Konser ini diselenggarakan secara hibrida di mana performers akan berada di gedung Q UK Petra, sementara penonton di rumah. “Di dalam virtual concert ini, penonton diajak tour kecil-kecilan di beberapa spot kenangan kampus. Sekaligus memperlihatkan seperti apa sih bentuknya kampus kita sekarang, karena banyak yang bilang kangen kampus. Konser ini dapat menjadi obat rindu para petranesian akan kampus UK Petra sebagai rumah kedua mereka,” ujar Jessie Monika, S.S., selaku Training Coordinator di Petra Career Center UK Petra.
Seluruh hasil penjualan tiket dan donasi akan dikonversikan menjadi program beasiswa bagi mahasiswa-mahasiswa UK Petra yang terdampak Covid-19 secara ekonomi. Penonton dapat memilih tiket sesuai dengan nominal donasi yang ingin diberikan mulai dari Rp 60.000,- hingga Rp 6.000.000,-.
Konser ini akan dimeriahkan oleh band-band Petranesians, diantaranya yaitu Yotari, Michael Aldi, Luccas Wooden, Alderamin Music dan Sumber Waras Band. Para pengisi acara merupakan mahasiswa dan alumni UK Petra, yang tergerak untuk membantu dan berpartisipasi dalam fundraising concert ini. Salah satu pengisi acara yaitu Yotari, alumni Ilmu Komunikasi UK Petra ini akan membawakan empat lagu, dua lagu diantaranya adalah lagu miliknya sendiri yaitu Warna Baru dan Cara Bahagia.
“Berpartisipasi dalam kegiatan ini merupakan rasa terima kasih saya kepada UK petra yang telah menjadi tempat saya menuntut ilmu selama empat tahun. Karir bermusik saya juga diasah sewaktu saya berkuliah di UK Petra, salah satunya dengan menjadi penyanyi di berbagai acara. Saya berharap ada cukup beasiswa yang terkumpul dari konser ini dan bisa membantu adik-adik mahasiswa. Karena saya mengerti bagaimana rasanya mengalami kesulitan pembayaran kuliah. Dan berapapun dana bantuan itu pasti sangat berarti buat mereka,” ungkap penyanyi yang bernaung di bawah label Warner Music Indonesia ini.
Selain itu, ada pula penampilan salah satu dari dosen UK Petra yang memperoleh vote terbanyak dalam lelang suara, salah satu diantara tiga kandidat yaitu Rektor UK Petra, Prof. Dr. Ir. Djwantoro Hardjito, M.Eng. Sebelumnya, tim POF menyelenggarakan vote untuk tiga dosen UK Petra, para voters akan mentransfer sejumlah uang. Kandidat dengan jumlah donasi terbanyak akan tampil secara virtual pada puncak acara Petra Online Festival. (*)






