Home Prima Trending Topics BPBD Jatim Tangani Sampah di Sungai Buntung Sidoarjo

BPBD Jatim Tangani Sampah di Sungai Buntung Sidoarjo

759 views
0
SHARE

primaradio.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sidoarjo (BPBD) Jawa Timur menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Tim Relawan Penanggulangan Bencana (Trenggana) Satpol PP Jatim untuk mengecek adanya penumpukan sampah dan enceng gondok di Sungai Buntung Kabupaten Sidoarjo. Pengecekan dilakukan menindaklanjuti pemberitaan salah satu media massa.

“Hasil assesmen tim, terdapat 3 lokasi penumpukan sampah dan enceng gondok, yakni di sungai sinir dan sungai buntung, yang menyumbat bagian hilir kedua sungai tsb. Sementara itu, di bagian tengah sungai, normal tidak ada tumpukan,” ujar Kepala Diskominfo Jatim, Benny Sampir Wanto, Sabtu (18/1/2020).

Terhadap kondisi tersebut, Kepala BPBD Jatim, Suban Wahyudiono, bersama Dinas PU SDA, Dinas Lingkungan Hidup Jatim, serta BBWS Brantas, BPBD Kab. Sidoarjo dan Dinas Lingkungan Hidup Kab. Sidoarjo akan membersihkan sungai pada Hari Senin, 20 Januari 2020, pkl 09.00 WIB.

Rencananya Dinas Lingkungan Hidup Prov. Jatim akan menyiapkan Box Sampah yg akan ditempatkan di sepanjang sungai, agar masyarakat bisa lebih peduli terhadap kebersihan sungai. BPBD Prov. Jatim juga akan memasang spanduk imbauan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai. Sementara BBWS Brantas dan Dinas PU SDA menyiapkan alat berat utk pembersihan

Sebagai informasi, over kapasitas pada saluran pembuangan Sungai Buntung menyebabkan banjir yang menggenangi beberapa wilayah di Sidoarjo musim hujan memasuki wilayah ini.

Curah hujan tinggi ditambah pasang surut maksimum air laut atau rob membuat aliran air lari ke Sungai Buntung. Hal ini membuat Sungai Buntung tidak mampu mengalirkan air ke laut dengan lancar sehingga timbu genangan.

Pemkab Sidoarjo melalui Dinas PU Sidoarjo telah melakukan upaya untuk mengatasi genangan banjir ini. Dalam penanganan ini sudah dioperasikan dam dengan maksimal. Bahkan air untuk irigasi tidak diberikan atau ada di posisi nol sehingga tidak ada buangan air dari sawah ke Sungai Buntung. Sebanyak 30 pompa yang tersebar di seluruh wilayah Sidoarjo juga sudah dioperasikan.

Namun, kesemuanya dirasakan tidak optimal jika masyarakat tetap membuang sampah di sungai serta peduli terhadap sungai. Untuk itu, partisipasi seluruh masyarakat Sidoarjo menjaga sungai menjadi menjadi kunci utama agar tidak banjir. Sebab, berdasarkan pemantauan di sungai Buntung, masih banyak sampah menyumbat dan menghalangi aliran air sampai ke laut.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here