primaradio.id – Minat masyarakat Surabaya berinvestasi di bidang properti di luar negeri terus meningkat. Bahkan, para investor Surabaya ternyata lebih memilih properti mewah untuk menanamkan investasinya di luar negeri.
Menurut Crown Group Director of Sales and Marketing, Roy Marcellus, mengatakan bahwa tiga tahun terahir ini investor dari Indonesia, khususnya Surabaya dan beberapa daerah lain di Jawa Timur, kebanyakan memilih properti yang nilainya sekitar Rp 10 miliar. Padahal, warga lokal atau pembeli dari Australia sendiri, selama ini lebih memilih yang kelas paling murah hingga kelas menengah.
Di Australia, investasi di bidang properti dinilai sangat bagus prospeknya. Pasalnya, pemerintah Australia benar-benar melindunginya. Bahkan, ada peraturan yang selama ini sangat menguntungkan, yakni pembayaran hanya 10 persen harga unit. Kemudian, 90 persen sisanya baru mulai diangsur setelah hunian jadi dan diserahterimaka.
Roy mencatat, pertumbuhan bisnis properti di Australia juga terus berkembang. Jika tahun 2014 pertumbuhan obyek properti di Sidney mencapai 12 persen, di tahun 2015 ini kembali tumbuh hingga 14 persen.






