primaradio.id – Guna meningkatkan investasi di Jawa Timur, Bank Indonesia bersama Pemprov Jawa Timur memperluas investasi baru melalui skema pembiayaan alternatif. Salah satunya adalah, pembiayaan permodalan investasi melalui pihak ketiga bukan melalui APBD.
Kepala Bank Indonesa Jawa Timur, Benny Siswanto, mengatakan, Jawa Timur masih terbuka peluang dalam pengembangan investasi baru baik dari luar negeri maupun dalam negeri. Pemprov Jatim dinilai siap bagi siapa saja para investor yang akan merelokasi usahanya di Jatim.
Benny Siswanto juga menambahkan, Bank Indonesia dan Pemprov Jatim sedang melakukan pembenahan terhadap potensi pembiayaan investasi dengan mengoptimalkan sumber pemibayaan alternatif. (Trs/Joe)






