primaradio.id – Drama terkait saga transfer Neymar dari Barcelona menuju Paris Saint-Germain masih belum tuntas. Babak baru muncul sepekan setelah sang pemain resmi diperkenalkan sebagai rekrutan baru PSG. Para pemilik memang PSG sudah memberikan uang kepada Neymar untuk memutus kontraknya di Barca dan kemudian bergabung secara gratis ke PSG.
Namun polemik muncul setelah sertifikat transfer Neymar belum juga datang meski sang pemain sudah diresmikan sebagai pemain PSG selama satu pekan. Penyebabnya ternyata adalah karena Barcelona melarang RFEF menerbitkan International Transfer Certificate karena mereka belum mendapatkan uang penebusan transfer Neymar itu secara penuh.
Menyikapi hal ini, Presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi terbang langsung ke kota Madrid. Menurut AS, salah satu agenda yang dibawa Al-Khelaifi dalam kunjungan kali ini adalah untuk menyelesaikan transfer Neymar sepenuhnya.
Seperti diketahui, pihak PSG sebelumnya telah melakukan pembayaran via cek, namun uang belum sepenuhnya masuk ke rekening Barcelona. Blaugrana baru akan melepas sertifikat bila PSG melunasi nilai transfer sebesar 222 juta euro tersebut.
Normalnya, sertifikat transfer akan diberikan kepada klub pembeli paling lama seminggu setelah pemain pindah ke klub baru. Namun Barca dari awal memang suydah mencari-cari cara untuk mempermasalahkan transfer Neymar ini.






