Home Prima Trending Topics Anggap Demokrasi Sudah Kebablasan, Jokowi Andalkan Penegakan Hukum

Anggap Demokrasi Sudah Kebablasan, Jokowi Andalkan Penegakan Hukum

703 views
0
SHARE

primaradio.id – Presiden RI Joko Widodo menyoroti tentang perkembangan demokrasi yang ada di Indonesia saat ini. Jokowi mengklaim bahwa praktek demokrasi dalam empat bulan terakhir di Indonesia sudah kebablasan. Demikian yang disampaikan Jokowi saat memberi sambutan dalam pelantikan pengurus baru Dewan Pimpinan Pusat Partai Hati Nurani Rakyat periode 2016-2020.

“Banyak yang bertanya kepada saya, apa demokrasi kita kebablasan? Saya jawab ya,” kata Presiden Jokowi di Sentul International Convention Center, Bogor, Rabu, 22 Februari 2017. Ia menyatakan praktek politik demokrasi di Indonesia saat ini membuka peluang artikulasi politik yang ekstrem. Hal itu bisa menimbulkan paham liberalisme, radikalisme, sektarian, dan fundamentalisme.

Dalam hal ini Presiden berpendapat, penyimpangan praktek demokrasi tersebut bisa dilihat dari bentuk politisasi suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Oleh karena itu, presiden menegaskan bahwa hal ini tidak bisa terus dibiarkan. Kunci mengatasinya adalah dengan menegakkan hukum dengan sebenar-benarnya. Bahkan Jokowi meminta agar penegak hukum bisa bertindak tegas dan tidak ragu-ragu.

Dengan demikian, mantan Wali Kota Solo tersebut masyarakat tidak menghabiskan pikiran dan tenaga untuk hal yang tidak penting. Pemerintah, ujar Presiden, tengah menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang bergerak positif. “Jangan sampai kita lupa pada persoalan ekonomi,” tandas Jokowi. (joe)

Sumber Tempo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here