Home Ekonomi & Pemerintah Akuntan Indonesia Butuh Sertifikasi Untuk Hadapi MEA

Akuntan Indonesia Butuh Sertifikasi Untuk Hadapi MEA

605 views
0
SHARE

primaradio.id – Akuntan Indonesia harus siap membekali diri dengan sertifikasi akuntan profesional agar mampu meningkatkan daya saing menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Menurut Guru Besar Akuntansi dan keuangan University of Technology Sydney (UTS) Australia, Prof Dr David Bond, mengatakan bahwa saat ini Indonesia terancam kebanjiran akuntan profesional dari negara ASEAN lainnya seperti Filipina dan Singapura. Jika akuntan Indonesia makin banyak yang memiliki sertifikasi maka Indonesia dapat bersaing kuat di dalam negeri serta dapat mengambil manfaat dari pasar MEA yang terbuka luas.

David juga menambahkan, di sektor jasa terdapat delapan jenis jasa yang akan dibuka persaingannya secara regional, salah satunya adalah jasa profesi akuntan. Persaingan bagi akuntan profesional di Indonesia akan menjadi semakin kompetitif dengan diberlakukannya pasar bebas sektor jasa dalam MEA. Jumlah akuntan Indonesia dengan negara lainnya masih rendah, dimana perbandingannya sekitar 1 akuntan profesional per 10.000 penduduk. Sedangkan, Australia memiliki sekitar 8 per 10.000 penduduk dan Malaysia dengan 4 per 10.000 penduduk.

Data Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) pada Februari 2014 menyebutkan bahwa ketersediaan akuntan profesional di Indonesia belum mencukupi kebutuhan dunia kerja. Angka terakhir menunjukkan bahwa setidaknya dibutuhkan sekitar 452 ribu akuntan profesional.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here