
primaradio.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim kembali menggelar debat Pilgub Jatim pada Selasa (8/5) di Dyandra Convention Center. Debat Pilgub Jatim kali ini mengambil tema Ekonomi dan Pembangunan.
Komisioner KPU Jawa Timur Khoirul Anam mengatakan ada beberapa perubahan dari pelaksanaan debat Pilgub pertama. Diantaranya tim panelis yang sebelumnya tidak ditampilkan, pada debat publik kedua akan diperkenalkan dan membacakan pertanyaan kepada kedua pasangan calon.
“Tim panelis nantinya akan diperkenalkan dan ditampilkan. Mereka juga akan maju ke depan membacakan pertanyaan buat para cagub dan cawagub Jatim, “ungkap Khoirul Anam kepada reporter Primaradio.
Sementara tim panelis pada debat kedua adalah Rektor Universitas Jember Mohammad Hasan, Guru Besar Sosial Ekonomi Universitas Brawijaya Nuhfil Hanani AR, Ketua Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya sekaligus Sekretaris Dewan Pakar ICMI Malang Raya Arif Hoetoro dan Wakil Dekan Fakultas Hukum Universitas Airlangga Nurul Barizah.
Khoirul Anam juga menambahkan untuk memeriahkan suasana karena minimnya Alat Peraga Kampanye (APK), yang memang sesuai peraturan kedua pasangan calon tidak diperkenankan membawa APK kecuali yang melekat di tubuh, maka KPU Jatim berinisiatif membuat APK tambahan untuk masing-masing pasangan calon dan bendera Merah Putih untuk tamu undangan.
Moderator yang bertugas mengatur jalannya debat publik Pilgub Jatim kedua bersal dari dua stasiun televisi yang menyiarkan secara langsung, yakni Aiman Witjaksono dan Aviani Malik. (bee)





