primaradio.id – Suriah saat ini telah sepakat untuk melakukan gencatan senjata yang diprakarsai oleh Rusia dan amerika Serikat. Namun seperti sebelumnya, banyak pihak yang pesimis gencatan senjata tersebut akan berjalan cukup lama.
Seperti dilansir dari BBC, seorang warga di timur Aleppo, wilayah yang dikuasai pemberontak, mengatakan bahwa tembakan senjata dan granat yang berlangsung seharian telah berhenti dan tak terlihat pesawat di angkasa. Tentara Suriah mengatakan gencatan senjata akan berlaku selama tujuh hari di seluruh wilayah Suriah, namun menegaskan mereka berhak mengambil tindakan balasan jika ada pelanggaran dari kelompok-kelompok bersenjata.
Pihak pemberontak sendiri kabarnya menyambut dengan baik gencatan senjata tersebut. Sementara badan-badan bantuan pun berharap agar bisa segera mengirim logistik kepada warga terdampak konflik berkepanjangan itu. (Joe)






