primaradio.id – Pasukan Pemerintah Suriah dilaporkan telah menjatuhkan bom-bom tong yang berisi gas klorin dari helikopter ke kawasan dekat Kota Aleppo.
Laporan ini dikeluarkan setelah setidaknya 80 pekerja bantuan yang berada di kawasan tersebut mengalami cedera dan sesak nafas sesaat setelah serangan dilancarkan. Namun hingga saat ini laporan tersebut belum bisa dipercayai seratus persen. Memang pada bulan Agustus, sebuah penyelidikan yang dipimpin langsung oleh PBB, menemukan bukti bahwa Pemerintah Suriah telah menggunakan klorin dalam dua kesempatan. Namun apakah serangan di pinggiran Kota Allepo baru-baru ini juga menggunakan gas klorin, hingga saat ini masih belum bisa dipastikan.
Suriah sendiri saat ini kembali berkecamuk setelah kedua kubu sempat menyepakati gencatan senjata. Kota Aleppo menjadi medan perang karena kawasan yang dikuasai pemberontak tersebut, berusaha direbut oleh pasukan Pemerintah. Dikutip dari BBC, Dalam laporan ke-12 tentang Suriah, disebutkan sekitar 600.000 orang hidup dalam pengepungan dengan 300.000 terperangkap di kota Aleppo. (Joe)






