primaradio.id – Dinas Pendidikan Surabaya tengah melakukan pembekalan kepada guru kelas VI Sekolah Dasar sejak dini. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kegagalan siswa dalam menghadapi Ujian Sekolah. Sebab, tahun lalu, rata-rata nilai ujian sekolah (US) SD di Surabaya menempati peringkat ke-33 se-Jatim.
Menurut Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Surabaya Eko Prasetyoningsih menjelaskan materi pembekalan guru diutamakan untuk mata pelajaran (mapel) US, antara lain, matematika, IPA, dan bahasa Indonesia. Setiap subrayon, ada empatguru yang dikirimkan untuk mengikuti pembekalan. Setelah itu, mereka yang akan bertugas menyampaikan materi pembekalan ke guru kelas SD lainnya.
Eko juga menambahkan, selain pembinaan, tujuan akhir pembekalan guru kelas VI tersebut adalah menyusun program bimbingan belajar (bimbel) yang berbasis subrayon. Ada beberapa tahapan dalam bimbel subrayon, antara lain, setiap subrayon mendapatkan bimbingan dari pengawas untuk membuat program bimbel kelas VI. Siswa dalam satu subrayon diikutkan bimbel, lalu pembentukan tim bimbel setiap subrayon, lalu jadwal akan diserahkan ke Dispendik Surabaya.
Setidaknya ada 130 butir soal dalam bimbel. Terbagi menjadi 50 soal bahasa Indonesia, 40 soal matematika, dan 40 soal IPA. Tingkat kesulitan pun dibagi menjadi tiga kategori, antara lain, mudah, sedang, dan sukar.






