primaradio.id – Tahun ini 9.400 sekolah mulai jenjang SD hingga SMA/SMK mulai melakukan akreditasi. Proses akreditasi tahun ini, hampir 80 persen sekolah melakukan akreditasi, sedangkan 20 persen sisanya akreditasi ulang.
Dari catatan Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN S/M) sekolah yang melakukan akreditasi terus meningkat setiap tahunnya. Dari 29.000 kuota sekolah secara nasional, jumlah peserta meningkat hingga mencapai 37.000 pada tahun 2015. Sementara tahun 2016 ini, BAN S/M memberi kuota 51.000 sekolah dan madrasah seluruh Indonesia.
Menurut Ketua BAN S/M, Abdul Mu’ti mengatakan bahwa peningkatan tersebut juga disebabkan karena beberapa instansi meliputi Kementerian Agama (kemenag) dan pemerintah provinsi, daerah/kota ( pemda/pemkot) mengeluarkan anggaran sendiri untuk biaya akreditasi mencapai Rp 4 jutaan setiap lembaga. Diantaranya untuk biaya visitasi, validasi, dan klarifikasi di lapangan.
Mu’ti juga menambahkan, pembiayan untuk akreditasi dari pemerintah di Jawa Timur tidak sebanyak daerah lain. Tahun lalu, di Jatim sudah ada 8.000 sekolah yang sudah akreditasi. Kebanyakan adalah bantuan anggaran akreditasi dari APBD baik provinsi maupun kota/kabupaten.






